.post img:hover { -moz-trnasform: scale(1.3) ; -webkit-transform: scale(1.3); -o-transform: scale(1.3) ; -ms-transform: scale(1.2) ; transform: scale(1.3) ;}

Larutan elektronik dan non elektronik LARUTAN KERTAS

13:28 |



MATERI
1.    Larutan elektronik dan non elektronik.
Larutan elektronik adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik karena ion-ion bergerak bebas, Sedangkan Larutan non Elektronik adalah larutan yang tidak dapat menghantar arus listrik karena ion-ion tidak bergerak bebas
Ion (+) atau kation disebut katoda.
Ion (-) atau anion disebut anoda
2.    Alat dan Bahan.
a.    Alat
1.    Rangkaian Listrik
2.    Tisue
3.    Botol
b.    Bahan
1.    Air Sabun
2.    Air Sumur
3.    Larutan Cuka
4.    Larutan Jeruk
5.    Air Suling
6.    Air Sungai
7.    Larutan Kapur
8.    Larutan Garam
9.    Garam
10. Larutan Gula
11. Air Selokan
12. Sprit
13. Alkohol
14. Larutan A
15. Larutan B
16. Larutan C
17. Larutan D
18. Larutan E

3.    Cara Kerja :
1)    Periksalah apakah alat penguji elektronik dapat bekerja dengan baik ( lampu dapat diganti dengan ampermeter ) Jika dua elektronik dihubungkan, lampu akan menyala jarum ampermeter dapat bergerak.
2)    Masukkan salah satu larutan yang akan diuji daya hantar listriknya kedalam gelas beker hingga setengahnya.
3)    Amati bola lampu / simpangan jarum pada ampermeter.
4)    Amati bola lampu dan elektroda yang tercelup kedalam setiap larutan
5)    Perhatikan bola lampu / simpangan jam pada ampermeter.
6)    Bersihkan elektroda alat penguji elektronik tersebutdengan memasukkan kedalam gelas beker (50 ml) yang berisi kurang lebih ½ bagian.
7)    Keringkan dengan tisu/kain lap.
8)    Dengan cara yang sama lakukan pekerjaan seperti diatas untukk larutan yang lain catat hasil pengamatan kalian.


4.    Tabel penguji daya Hantar Listrik beberapan Larutan
No
Larutan
Gejala yang dihasilkan
Nyala/terang
Redup/mati
Bergelembung
1
Air Sabun
-
Mati
Sedikit
2
Air Sumur
-
Mati
-
3
Larutan Cuka
-
Mati
Banyak
4
Larutan Jeruk
-
Mati
Banyak
5
Air Suling
-
Mati
Banyak
6
Air Sungai
-
Mati
-
7
Larutan Kapur
-
Mati
Banyak
8
Larutan Garam
-
Mati
-
9
Garam
-
Redup
Banyak
10
Larutan Gula
-
Mati
Banyak
11
Air Selokan
-
Mati
Banyak
12
Sprit
-
Mati
Banyak
13
Alkohol
-
Mati
Banyak
14
Larutan A
-
Redup
Banyak
15
Larutan B
-
Mati
-
16
Larutan C
-
Mati
Banyak
17
Larutan D
-
Redup
Banyak
18
Larutan E
-
Mati
-



5.    Kertas Lakmus Biru
Larutan
Asam
Basa
Netral
Air Sabun


ü   
Air Sumur

ü   

Larutan Cuka
ü   


Larutan Jeruk
ü   


Air Suling

ü   

Air Sungai

ü   

Larutan Kapur


ü   
Larutan Garam

ü   

Larutan Gula

ü   

Air Selokan

ü   

Sprit
ü   


Alkohol
ü   


Larutan A
ü   


Larutan B

ü   

Larutan C
ü   


Larutan D


ü   
Larutan E

ü   




6.    Kertas Lakmus Merah
Larutan
Asam
Basa
Netral
Air Sabun

ü   

Air Sumur
ü   


Larutan Cuka
ü   


Larutan Jeruk
ü   


Air Suling
ü   


Air Sungai
ü   


Larutan Kapur

ü   

Larutan Garam

ü   

Larutan Gula
ü   


Air Selokan
ü   


Sprit


ü   
Alkohol

ü   

Larutan A


ü   
Larutan B

ü   

Larutan C

ü   

Larutan D


ü   
Larutan E


ü   



7.    Kertas Lakmus Biru
Larutan sabun dari biru menjadi ungu
Larutan air sumur dari biru menjadi tetap
Larutan cuka dari biru menjadi merah
Larutan air jeruk dari biru menjadi merah
Larutan air suling dari biru menjadi tetap
 Larutan air sungai dari biru menjadi tetap
Larutan air kapur dari biru menjadi ungu
Larutan air garam dari biru menjadi  tetap
Larutan air gula dari biru menjadi tetap
Larutan air selokan dari biru menjadi tetap
Larutan sprit dari biru menjadi merah
Larutan alkohol dari biru menjadi merah
Larutan A dari biru menjadi merah
Larutan B dari biru menjadi tetap
Larutan C dari biru menjadi merah
Larutan D dari biru menjadi ungu
Larutan E dari biru menjadi tetap


8.    Kertas Lakmus Merah
Larutan sabun dari merah menjadi biru
Larutan air sumur dari merah menjadi tetap
Larutan cuka dari merah menjadi tetap
Larutan air jeruk dari merah menjadi tetap
Larutan air suling dari merah menjadi tetap
Larutan air sungai dari merah menjadi tetap
Larutan air kapur dari merah menjadi biru
Larutan air garam dari merah menjadi biru
Larutan air gula dari merah menjadi tetap
Larutan air selokan dari merah menjadi tetap
Larutan sprit dari merah menjadi ungu
Larutan alkohol dari menjadi tetap
Larutan A dari merah menjadi biru
Larutan B dari merah menjadi tetap
Larutan C dari merah menjadi tetap
Larutan D dari merah menjadi biru
Larutan E dari merah menjadi biru


KESIMPULAN
Berdasarkan hasil percobaan kertas lakmus biru Larutan cuka, air jeruk, sprit, alkohol, dan larutan C merupakan ASAM. Sedangkan Larutan air sumur, air suling, air sungai, air garam, air gula, air selokan dan larutan B dan E merupakan BASA. Dan Larutan air sabun, air kapur dan larutan D merupakan NETRAL.
Sedangkan percobaan dari kertas Lakmus merah. Larutan air sumur, air jeruk, air cuka, air suling, air sungai, air gula, air selokan, alkohol, laritan B, larutan C. Merupakan ASAM. Dan larutan air sabun, air garam, air kapur, larutan D, Larutan E. Merupakan BASA. Dan larutan sprit dan larutan A yaitu NETRAL.







0 comments:

Post a Comment