.post img:hover { -moz-trnasform: scale(1.3) ; -webkit-transform: scale(1.3); -o-transform: scale(1.3) ; -ms-transform: scale(1.2) ; transform: scale(1.3) ;}

MACAM-MACAM ALIRAN SENI RUPA

16:36 |



1.      ALIRAN KLASIKISME
Yaitu aliran yang berpandangan padaupaya penggalian kembali ide-ide estetik jaman klasik yunani dan romawi
Ciri-ciri:
·         kemegahan
·         idealisme
·         komposisi statis
·         suasana mencekam
·         sedikit menampilkan objek
Seniman pelopor; jacques-louis davis, “the oath of horaty”, leonardo davinci
“ monalisa”

2.      ALIRAN NATURALISME
Naturalisme merupakan corak atau aliran dalam seni rupa yang berusaha melukiskan sesuatu obyek sesuai dengan alam (nature).
Ciri-ciri;
·         Proporsi
·         Keseimbangan
·         Perspektf
·         pewarnaan menyerupai aslinya
Seniman pelopor; Rembrant, Williamn Hogart dan Frans Hall di Indonesia yang menganut corak ini : Raden Saleh, Abdullah Sudrio Subroto, Basuki Abdullah, Gambir Anom dan Trubus.

3.      ALIRAN REALISME
Realisme adalah corak seni rupa yang menggambarkan kenyataan yang benar-benar ada, artinya yang ditekankan bukanlah obyek tetapi suasana dari kenyataan tersebut
Ciri-ciri;
Aliran ini menunjukkan suatu keadaan sosial yang sesungguhnya dan biasanya memprihatinkan, sepert kemiskinan, gelandangan, pengemis dll
Seniman pelopor;
Gustove Corbert, Fransisco de Goya dan Honore Daumier.
4.      ALIRAN ROMANTISME
Aliran ini melukiskan cerita-cerita romantis tentang tragedy yang dahsyat, kejadian dramatis yang biasa ditampilkan dalam cerita roman
Ciri-ciri;
·         penggambaran emosi yg memuncak
·         Penuh dinamika
·         Penggambaran peristiwa yang dramatis
·         Tokoh pelopor;
·         Eugene delacroik

5.      ALIRAN IMPRESIONISME
Aliran ini mengutamakan kesan selintas dari suatu obyek yang dilukiskan. Kesan itu didapat dari bantuan sinar matahari yang merefleksi ke mata mereka
Ciri-ciri;
·         Karya tidak mendetail hanya kesan tanpa garis penegas
·         obyek yang dihasilkan agak kabur
·         Seniman pelopor;
·         Claud monet

6.      ALIRAN EKSPRESIONISME
Ekspresionisme adalah aliran yang mengutamakan curahan batin secara bebas (kesedihan dll)atau melukis dengan goresan garis dan warna yang tampak spontan, tegas, cepat dan dinamis/penuh gerak
Tokoh pelopor;
Vincent van gogh, afandi (ekspresionisme plototan)

7.      ALIRAN KUBISME
Kubisme lahir pada saat pameran retpektif Cezanne yakni pada tahun 1907. Corak ini menggambarkan alam menjadi bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak
Seniman pelopor;
Pablo picasso, paul cezane

8.      ALIRAN ABSTRAKISME
Melukis dengan tidak menggambarkan objek alam secara nyata karena banyak ditentukan ide pelukisnya. Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam
Seniman pelopor;
Jackson pollock, piet mondrian

9.      ALIRAN DADAISME
Melukis dengan cara menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic,mengerikan, kekanak-kanakan (naive), terkadang mengesankan hal yang main-main
Ciri-ciri;
·         Dominasi warna hitam
·         merah putih hijau dengan pewarnaan primer
·         tajam dan kontras
·         Cenderung menggambarkan kembali kearah primitive
·         Kuno
·         Magic
·         main-main
·         naïve
Seniman pelopor;
paul gauguin, paul klee

10.  ALIRAN SUREALISME
Melukis hal-hal yang khayal seperti alam mimpi, sehingga banyak menampilkan hal-hal yang aneh dan ajaib yang ada diluar kesadaran
Seniman pelopor;
Salvador dalli

11.  ALIRAN FAUVISME
Ciri-ciri:
·         seni lukisannya ialah warna-warna yang liar.

Tokoh-tokoh aliran ini : Henry Matisse, Andre Dirrain, Maurice de Vlamink, Rauol Dufi dan Kess Van Dongen.

12.  ALIRAN FUTURISME
Melukis dengan berusaha menampilkan kedinamisan dan berusaha mengutarakan gerak serta khayalan masa mendatang.
Seniman pelopor; Marcel duschamp
“nude descending a saircase” Umberto, Boccioni, Carlo Cara, Severini, Gioccomo Ballad an Ruigi Russalo.
13.  ALIRAN POP ART
Seni Pop atau Pop Art mula-mula berkemang di Amerika pada tahun 1956. nama aslinya adalah Popular Images. Seni ini muncul karena kejenuhan dengan seni tanpa obyek dan mengingatkan kita akan keadaaan sekeliling yang telah lama kita lupakan. Dalam mengambil obyek tidak memilih-milih, apa yang mereka jumpai dijadikan obyek. Kesan umum dari karya-karya Pop art menampilkan suasana sindiran, karikaturis, humor dan apa adanya.
Tokoh senimannya;
Tom Wasselman, dll

14.  INSTALASI
Seni instalasi/ seni pemasangan yaitu seni yang dalam kegiatannya memasang, menyatukan, dan mengkonstruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu
Seniman pelopor; cristo
( ia membuat pagar dengan kain berkilo-kilo meter panjangnya di gurun pasir)

Read More

KEBUTUHAN BERDASARKAN SIFAT

16:36 |




a.   Kebutuhan Jasmani
Adalah kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani atau fisik
http://media.vivanews.com/images/2009/07/26/74299_car_free_day.jpg
b.   Kebutuhan Rohani
Adalah kebutuhan yang berhubungan dengan kesehatan jiwa.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHs8kO_OCzxn-e_DFZChf_6691RS99KwJ6oLIBc-OM00T1Re6SGHqL3kbiPATTBTa2PxzDpOUD_KcGaEepS5tCaFUiiZzmPCRgX5pK97lRd9ZyLfxg26e8uztPLHCHJ6c0DtecPIje7pU/s320/1015858_mengaji.jpg

KEBUTUHAN BERDASARKAN WAKTU
a.   Kebutuhan Sekarang
Kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang juga, kebutuhan ini tidak dapat ditunda.
http://dewasadewa.files.wordpress.com/2012/02/b10ec80e2a269b19_chinese_food_pictures_c.jpg

b.   Kebutuhan Akan Datang
Kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditunda karena tidak mendesak
http://asuransihalal.files.wordpress.com/2012/02/gambarmenabung.jpg
KEBUTUHAN BERDASARKAN PIHAK YANG MEMBUTUHKAN
a.   Kebutuhan perorangan
Kebutuhan seseorang dengan orang yang lain tidak sama.
http://images04.olx.co.id/ui/7/17/57/1284392747_120671057_1-Toko-Buku-Pelajaran-C-Ban-Cikarang-Karawang-Cibitung-Cikampek-1284392747.jpg
b.   Kebutuhan Bersama
Kebutuhan bersama berhubungan dengan fasilitas yang dimanfaatkan secara bersama oleh anggota masyarakat
http://www.pekanbaru.co/wp-content/uploads/2012/10/Telepon-Rumah-Sakit-Pekanbaru.jpg

ALAT PEMUAS KEBUTUHAN
a.   Pengertian Barang dan Jasa sebagai Alat Pemuas Kebutuhan
Adapun jasa adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak berwujud. Jasa dokter untuk memenuhi kebutuhan kesehatan, jasa tukang cukur untuk memenuhi kebutuhan kerapian rambut, dan jasa guru untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan.
http://harianrakyatbengkulu.com/wp-content/uploads/2013/08/dokter2.gif
b.   Jenis Barang
1)   Barang menurut Cara Memperolah
a)   Barang Bebas
Barang bebas adalah barang yang tersedia dalam jumlah banyak. Contohnya udara yang kita hirup setiap hari, air di laut, sinar matahari, pasir di padang pasir, serta es di kutub.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCbPsoiKyJq4MABKiL2Qu6B88FWXEJDxCummjEIeAufp-tWqjTh6ZBCblXqk5DQj63_TC7AqRf56x5bHHS0otjh1LGg7KaaP9NJ-y7f7h1bebDFeA0fx1RXU_SUyiN0o8ppO0EW6ImVXJz/s1600/a.jpg

b)   Barang Ekonomi
Barang ekonomi merupakan barang yang untuk memperolehnya memerlukan sejumlah pengorbanan tertentu, biasanya berupa uang. Misalnya, untuk memperoleh buku dan alat tulis kita harus membeli.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQe-nybHhlKwnjpnnnijosW8-Lnu74nSdr_twMRxoEHFuFP-4gvtI1RDEOmHw_xXna48wm5RUXyt5mNc_yGeyLdCr9AXJoFXUi_uNrRHwkkIM1nJdCCopq6lF4xBHIGhYesxHjxd9ZIXY/s320/membeli+buku+tulis.JPG

2)   Barang menurut Cara Pemakaian
a)   Barang Komplementer
Barang komplementer adalah barang pemuas kebutuhan yang akan bermanfaat jika digunakan bersama sama dengan barang lain. Contoh, sepeda motor dan mobil tidak akan bisa berjalan jika tidak ada bahan bakarnya, dan kompor elpiji tidak akan bisa menyala jika tidak ada gas elpijinya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhO1g45yf-V0OxN6CHPRhXagI8ZloNPPEdGgR31CWSmXIekdedRU3gxM7fGlLaJBU3xl6DmW5zTQwGokHVk4bBYqw2medS2z02aVxIUXyEQrEPYXRhOT2qyCwhYyJMI6wl86MhjtvYSlzw/s1600/1367534_tg-688csb.jpg

b)   Barang Substitusi
Barang subsitusi adalah barang pemuas kebutuhan yang pemakaiannya dapat menggantikan barang lain atau saling menggantikan. Jika harga sabun cuci jenis bubuk mahal, orang akan berganti dengan sabun cuci jenis krim, dan jika sabun mandi jenis cair mahal, prang akan memakai sabun mandi batangan.
http://media.dinomarket.com/docs/imgusr/2010-11/Foto958_191110081152_ll.jpg.jpg

3)   Barang menurut Cara Pengerjaan
a)   Barang Mentah
Barang mentah (bahan baku) atau bahan dasar adalah bahan yang belum mengalami proses produksi. Contoh bahan mentah, antara lain batu bara, biji besi, timah, emas, uranium (hasil tambah). Kelapa sawit, kapas, tebu, teh (hasil perkebunan). Kayu, rotan (hasil hutan). Jagung, padi, palawija, hortikultural (hasil pertanian).
http://www.bumn.go.id/ptpn6/files/2012/11/TBS_01-768x480.jpg
b)   Barang Setengah Jadi
Barang setengah jadi adalah barang hasil pengolahan bahan mentah, tetapi belum merupakan produk akhir dan masih akan di olah lagi.
http://gsumariyono.files.wordpress.com/2012/07/100_polyester_yarn_dope_dyed_color1.jpg

4)   Barang menurut Bentuknya
a)   Barang tetap
Barang tetap adalah barang yang secara wujud fisik tetap bentuknya dan tidak bergerak atau berpindah tempat.
http://www.konveksian.com/wp-content/uploads/2013/04/Proses-Pembuatan-Pakaian-di-Pabrik-Baju.jpg

b)   Barang Bergerak/Tidak Tetap
Barang bergerak adalah barang yang secara wujud fisik tetap bentuknya, tetapi dapat berpindah tempat. Contohnya. Barang bergerak, antara lain sepeda motor perhiasan, dan mobil.
http://media.viva.co.id/thumbs2/2011/09/09/122676_gempuran-mobil-murah-indonesia_663_382.jpg
Read More

LEGENDA BATU KUWUNG

16:35 |




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKmkRoQuk-eQkOoF-PJXM60a1O2LqjkGNCsG2ZDhyOJCUMJSNpgv6mF-0tcIG8BcALy_IFP7Vj55wehcVar9ITt2ZD-bmz06Zfv7tb2MV2AUkHlifBCvRY8xP4kYSWjW7IwXnkDkRitl0/s400/batu+kuwung.jpg
Lokasi Pemandian Batu Kuwung-Padarincang
DAHULU pernah hidup seorang saudagar kaya raya yang mempunyai hubungan sangat erat dengan kekuasaan Sultan Haji. anak dari Sultan Ageng Tirtayasa. Karena kedekatannya tersebut, sang Saudagar mendapat hak monopoli perdagangan beras dan lada dari Lampung. Tak ayal, usahanya pun maju pesat.
Harnpir semua tanah pertanian di desa-desa yang berdekatan dengan tempat tinggal sang Saudagar menjadi miliknya. la membeli tanah-tanah tersebut dari para petani dengan harga yang rendah. Biasanva setelah petani-petani tersebut tidak mampu lagi mernbayar hutang dengan bunga yang beranak-pinak dan sudah habis jatuh
tempo kepada sang Saudagar.
Selain itu, sang Saudagar diangkat menjadi seorang kepala desa di ternpat tinggalnya. Tetapi ia menyalahgunakan kekuasaan yang diberikan dengan memungut pajak yang lebih tinggi dari tarif yang diharuskan. Karena kekayaan dari kekuasaannya itu, ia menjadi orang yang sangat sombong dan seringkali bertindak sewenang-sewenang.
Sang Saudagar juga sangat kikir. Apabila ada orang, lain tertimpa musibah dan membutuhkan pertolongan, ia sama sekali tidak mau memberikan bantuan. Bahkan saking pelitnya, ia tidak mau menikah meskipun umurnya telah berkepala empat. Baginya. menikah dan memiliki anak adalah suatu pemborosan.
la hidup bermewah-mewahan, sedangkan orang-orang di sekitarnya dirundung kemiskinan, sehingga sangat beralasan, jika hampir semua penduduk desa membencinya. Untuk melindungi harta dan nyawanya saja, ia memelihara beberapa orang pengawal pribadi.
Syahdan, suatu hari di desa tempat tinggal sang Saudagar kaya raya itu, lewatlah seorang sakti yang menyamar sebagai seorang pengemis lapar dengan kaki pincang. Sebelumnya, Orang Sakti ini sudah tahu mengenai perangai buruk sang Saudagar, dikarenakan keburukannya sudah jadi obrolan rutin penduduk, di pasar atau di warung-warung kopi. la datang ingin memberi pelajaran dan menyadarkan sang Saudagar yang sombong dan kikir tersebut.
Maka, si Pengemis berkaki pincang yang tidak lain adalah seorang sakti itu mampir menemui sang Saudagar di rumahnya yang besar dan mewah. Si Pengemis mengutarakan maksudnya menemui sang Saudagar untuk meminta sedikit makanan pengganjal perut dan sedikit kekayaan sebagai modal usaha.
Tetapi sang Saudagar memang sangat kikir. Bukannya memberi, ia malah memaki-maki si Pengemis berkaki pincang.
“Hal pengemis hina, apa kau pikir kekayaan yang kumiliki sekarang ini jatuh begitu saja dari langit, heh?! Enak saja kau meminta-minta kepadaku, dasar pemalas!” hardik Sang Saudagar seraya mendorong tubuh si Pengemis berkaki pincang, hingga jatuh tersungkur mencium tanah.
Mendapat perlakuan seperti itu, si Pengemis berkaki pincang pun murka. la memperingatkan bahwa sang Saudagar akan mendapatkan balasan yang setimpal atas perbuatannya.
“Hai Saudagar yang sombong dan kikir, kau pun harus merasakan betapa lapar dan menderitanya aku!” ujar si Pengemis berkaki pincang. Setelah berkata demikian, segera si Pengemis berkaki pincang raib dari pandangan mata. Melihat kejadian tersebut sang Saudagar terkejut bukan main.
Benar saja. Esok hari ketika sang Saudagar bangun dari tidur, ia tidak dapat menggerakkan kedua kakinya. Dengan sekuat tenaga ia berusaha menggerakkan kakinya, tetapi tetap saja tidak bisa. Sang Saudagar pun panik. la bertenak-teriak histeris. Para pengawal pribadinya segera berdatangan mendengar teriakan sang Saudagar tersebut.
Jadilah sang Saudagar menderita kelumpuhan pada kedua kakinya. la memerintahkan kepada pengawal pribadinya mencari tabib-tabib sakti untuk mengobati kakinya yang lumpuh. Ia menjanjikan imbalan yang sangat tinggi bagi slapa saja yang dapat menyembuhkannya.
Namun, meski sudah banyak tabib berusaha mengobati, tak satu pun yang berhasil. Oleh sebab itu ia pun berjanji akan memberikan setengah dari harta kekayaannya bagi siapa saja yang dapat menyembuhkannya dari kelumpuhan.
Si Pengemis berkaki pincang mendengar janji tersebut. Maka ia pun datang menemui sang Saudagar dan menjelaskan apa yang sebenarnya menjadi sebab kelumpuhan kaki sang Saudagar.
“Semua ini adalah ganjalan atas sifatmu yang kikir dan sombong. Agar kakimu sembuh dari kelumpuhan kau harus melaksanakan tiga hal. Pertama, kau harus bisa merubah sifat sombong dan kikirmu itu.
Kedua, kau harus pergi ke kaki Gunung Karang dan carilah sebuah Batu Cekung. Lalu bertapalah kau selama tujuh hari tujuh malam di atas Batu Cekung tersebut, tanpa makan dan minum. Dan ingat, apa pun yang akan terjadi jangan sampai kau membatalkan pertapaan yang kau jalani.
Ketiga, apabila kakimu sudah sembuh seperti biasa, kau harus memenuhi janjimu untuk merelakan setengah dari harta kekayaan tersebut kepada orang-orang miskin di tempat tinggalmu”. Setelah berkata demikian, lagi-lagi si Pengemis berkaki pincang tersebut raib begitu saja dari pandangan mata. Sang Saudagar pun sadar bahwa si Pengemis berkaki pincang tersebut bukan orang sembarangan.
Kemudian berangkatlah sang Saudagar dengan menggunakan tandu yang digotong oleh dua orang pengawal pribadinya, menuju ke kaki gunung Gunung Karang. Setelah berhari-hari melakukan perjalanan melewati jalan setapak yang dikelilingi semak belukar dan pepohonan yang lebat, akhirnya sang Saudagar tiba di kaki Gunung Karang dan melihat sebuah Batu Cekung yang dimaksud si Pengemis berkaki pincang.
Karena perjalanan yang sangat melelahkan dan dilakukan tanpa istirahat, kedua orang pengawal pribadi sang Saudagar jatuh pingsan. Padahal Batu Cekung tersebut tinggal beberapa puluh langkah lagi jaraknya.
Terpaksa, dengan bersusah payah sang Saudagar merayap di tanah untuk mencapai Batu Cekung tersebut. Lalu ia pun segera bertapa di atasnya. Selama tujuh hari tujuh malam ia menahan rasa lapar dan haus karena tidak makan dan minum, juga bertahan dari bermacam-macam godaan lainnya, seperti binatang-binatang liar dan makhluk-makhluk halus yang datang mengganggu.
Pada hari terakhir pertapaan, keajaiban pun terjadi. Dari pusat Batu Cekung tersebut menyemburlah mata air panas. Sang Saudagar menyudahi tapanya, lalu bersegera mandi dengan mata air panas dari Batu Cekung tersebut. Keajaiban terjadi lagi, kedua kakinya yang semula lumpuh kini dapat ia gerakkan kembali.
Seperti janjinya semula, maka sang Saudagar membagi-bagikan setengah dari harta kekayaannya kepada orang-orang miskin di sekitar tempat tinggalnya. Para petani di desanya diberikan tanah pertanian sendin untuk digarap. la juga kemudian menikahi seorang gadis cantik anak seorang petani miskin, yang menarik hatinya. Penduduk desa pun tidak lagi membencinya, ia kemudian dikenal sebagai seorang saudagar yang dermawan.
Apabila ada orang bertamu ke rurnahnya, sang Saudagar kerap kali bercerita, perihal keajaiban mata air panas Batu Cekung di kaki Gunung Karang yang dapat menyembuhkan kelumpuhan kakinya. Lambat laun cerita dari mulut ke mulut itu pun tersebar luas. Banyak orang yang tertarik untuk mendatanginya. Konon, beberapa macam penyakit lain dapat sembuh apabila mandi dengan mata air panas Batu Cekung tersebut.
Kini, orang-orang mengenalnya sebagai objek wisata mata air panas “Batu Kuwung” (yang berarti batu cekung). Objek wisata yang belum dikelola secara profesional ini, masuk ke dalam wilayah Kecamatan Padarincang, Ciomas, berlatar belakang kaki Gunung Karang.

Read More